Step by Step membangun VPN Server dgn Mikrotik


Penulis Artikel : Nathan Gusti Ryan

VPN adalah Virtual Private Network dimana VPN ini merupakan interkoneksi antar jaringan ( PC Client to LAN maupun LAN to LAN ) yang mana interkoneksi ini melalui jaringan Public ( Internet ) sehingga dengan VPN ini terjadi koneksi terselubung alias lorong atau Tunneling Connection sehingga data yang di akses ( data yang di kirim dan di terima ) benar-benar aman.

Sebelum kita lanjutkan, lihat dan pahami Topologi VPN dibawah ini :

VPN-Topology-and-Client-Access-With-Mikrotik-VPN-Server

Baca selengkapnya tentang VPN di Wikipedia ini :

http://en.wikipedia.org/wiki/Vpn

Berikut ini contoh Desain VPN yang menghubungkan LAN to LAN antar kota :

Berikut ini contoh Desain VPN Server dariΒ  Real Implementasi atau project yang sedang saya kerjakan untuk menghubungkan LAN to LAN :

Berikut ini contoh Desain VPN Server yang di akses oleh sejumlah user dari luar kantor via akses internet. Konsep desain ini adalah yang di kenal dan dikembangkan sebagai MOBILE WORKING alias bekerja dari luar kantor tapi Data kita ada di File Server yang berada di Kantor. Termasuk juga memanfaatkan resource yang ada di jaringan kantor maupun untuk berkomunikasi dengan Personel yang ada di kantor. Misalnya untuk konsultasi dan Decision dari Bos di kantor.

Oke lah kalo begitu, kita akan melakukan konfigurasi VPN Server dari Mikrotik yang telah kita install sebelumnya. Kali ini kita khusus membahas VPN PPTP :

https://thinkxfree.wordpress.com/2010/04/16/step-by-step-installasi-router-mikrotik-dgn-adsl-speedy/

Pertama : Setelah kita mendapatkan IP Public dari Speedy ( 125.164.75.150 ), selanjutnya kita akan melakukan konfigurasi PPP -> PPTP SERVER. ( Point To Point Tunneling Protocol ).

Kedua : Kita buat New Interface PPTP Server. Gak perlu setting macam-macam, langsung aja Klik “OK”.

Ketiga : Kita membuat IP Pool, atau sekelompok IP Address yang akan kita buat untuk mengalokasikan sejumlah IP Address untuk VPN Client per-user yang nanti akan terkoneksi ke Mikrotik VPN Server kita. Selain mengunakan IP Pool, kita juga bisa memberikan IP Address per-user satu per satu. Tapi jika jumlah VPN Client-nya banyak maka cara inilah yang tepat untuk kita lakukan. Caranya : Klik menu IP –> POOL.

Keempat : Dari menu IP -> Pool, selanjutnya buat New IP Pool. Misalnya kita alokasikan IP Address : 192.168.88.10 – 192.168.88.20 dan kita berikan nama vpn-client.

Kelima : Selanjutnya kita lihat IP Pool yang kita buat telah berhasil dengan baik.

Keenam : Selanjutnya kita buat sebuah Profile dengan nama VPS-VPN ( atau terserah suka-suka anda dech ). Local Address adalah IP Address yang digunakan sebagai VPN Gateway oleh Mikrotik ( yaitu IP Address Mikrotik LAN ). Remote Address adalah IP Address yang akan diberikan kepada masing-masing VPN Client dan IP Address inilah yang dikenali dan berkomunikasi dengan PC yang lain.


Ketujuh : Selanjutnya kita klik PPTP SERVER. Option inilah yang menentukan Fitur PPTP SERVER berfungsi apa tidak pada Mikrotik kita. Aktifkan / centang tanda checkmark “ENABLE” lalu pilih Default Profile yang telah kita buat pada langkah keenam.

Kedelapan : Langkah selanjutnya adalah membuat User VPN di menu tab “SECREET”. Setting Username, Password, Service : PPTP dan Profile VPS-VPN seperti gambar dibawah ini :

Kesembilan : Sampai disini tugas membangun VPN Server telah selesai dibuat dan langkah selanjutnya adalah membuat setting VPN Client di PC atau Laptop kita. Untuk setting VPN Client dapat anda lihat selengkapnya di artikel saya berikut ini :

https://thinkxfree.wordpress.com/2010/04/19/membuat-koneksi-vpn-client-di-windows-xp/

http://thinkxfree.wordpress.com/2010/07/27/setting-pptp-vpn-client-pada-linux-ubuntu/

http://thinkxfree.wordpress.com/2011/06/10/step-by-step-konfigurasi-pptp-vpn-client-di-windows-7/

http://thinkxfree.wordpress.com/2011/05/09/step-by-step-membuat-auto-connect-vpn-saat-logon-windows/

http://thinkxfree.wordpress.com/2011/06/13/sharing-diskusi-tentang-implementasi-vpn-untuk-secure-connection-akses-aplikasi-kantor-cabang-ke-kantor-pusat/

Advertisements
  1. April 16, 2010 at 6:44 pm

    Terima kasih master… langsung mencari kelinci percobaan… Sukses buat master Nathan…

  2. April 16, 2010 at 9:38 pm

    makin keren aja tutorial si abang atu ini he he πŸ˜€

  3. Maulidi
    April 17, 2010 at 1:03 pm

    Mantappp bang, terus berkarya bwt anak2 newbie ini…

  4. ray
    April 17, 2010 at 5:26 pm

    om,, makan apa cy?? kok bisa pinter sangat cy … πŸ˜€ πŸ˜€
    saya copast ya … πŸ˜€

    • April 18, 2010 at 9:02 am

      # ray… Makannya sama, minumnya juga sama tapi nasibnya yang beda. Semangat, kemauan, kerja keras, rajin membaca, ulet mencoba dan suka berbagi ilmu + pengalaman serta jangan pernah sombong atau merasa SUDAH JADI PALING PINTAR… ITU YANG BEDA… Orang pintar itu belum tentu ngerti, tapi orang NGERTI itu pasti pintar.
      Semakin kita banyak tahu maka kita akan sadar bahwa sesungguhnya kita belum banyak tahu ( belum tahu banyak ) dan harus banyak mencari tahu alias banyak belajar…

  5. April 19, 2010 at 9:14 am

    Trims mas.. Ijin sedott ya… eh praktek. πŸ˜€
    sekalian request boleh ya mas?
    klo boleh .. load balance (3 line) + DRP klo line yg digunakan down 1 ya.
    Salam & Trims. (SH)

    • April 19, 2010 at 10:01 am

      # Mr_Chuya… Sabar, pelan-pelan tapi pasti yach mas, ini masih banyak artikel yang sudah di kepala… butuh waktu dan mood yang tepat untuk bisa jadi artikel… Okey…?

  6. oasis
    April 20, 2010 at 1:17 pm

    Pak, pindah nanya di bagian mikrotiknya.

    kalau sebelum dibuatnya vpn server ini, network sudah berjalan dengan baik. dimana untuk port 80 dilakukan forward ke eksternal proxy. Sehingga yang sudah berjalan, jika client akses browsing, dia akan dipaksa belok dulu ke eksternal proxy yang menggunakan ubuntu.
    apakah vpn ini juga bisa ? karena ketika saya test menggunakan command yang untuk LAN, ternyata tidak berhasil.
    gambaran yang sudah berjalan sebelum vpn server dibangun :

    http://www.glowfoto.com/static_image/19-224953L/2909/jpg/04/2010/img5/glowfoto

  7. tepupunk
    April 21, 2010 at 10:05 am

    mas req..kan vpn nya udah jadi..nah sekarang cara protect nya gmn ni enak nya../xixixixi

    thx b4

    im nubie

  8. poer_x3
    April 26, 2010 at 11:24 am

    om admin, klo klientnya bukan lsg winXp ( punya server mikrotik jg ) gmn cara nyetting mikrotik di clientnya supaya komputer klient bisa konek ke LAN yg ada dipusat ?

    Thx B4

    • April 26, 2010 at 11:35 am

      # poer_x3 on… Tutorial membangun Mikrotik VPN untuk mengabungkan LAN to LAN via Internet dengan konsep MIKROTIK TO MIKROTIK nanti kita akan ulas dalam artikel tersendiri… Okey…???

  9. hendrikr
    July 19, 2010 at 5:22 pm

    numpang tanya bang nathan?
    saya sudah melakukan semua step2 yg dilakukan tetapi ip vpn yg didapatkan pada saat kita konek vpn itu tidak bisa di ping dari client knp yah? thx b4

    contoh : ip mikrotik : 192.168.1.3
    ip Client 1 : 192.168.1.2
    ip Client 2 : 192.168.1.1 ==> dan connect ke vpn
    mendapatkan ip vpn : 192.168.1.10
    dari client 1 ( 192.168.1.2) tidak bisa ping ke client 2 yg VPN ( 192.168.1.10)

    Mohon replynya yah? butuh banget nihhh untuk tugas.hehehe

  10. togebdz
    October 12, 2010 at 7:14 am

    saya dah berhasil setting mikrotik vpn server (dikantor) dan client (dirumah) juga dah bisa connect,,, tapi ketika mo mengakses file sharing (di kantor) tidak bisa.. apakah ada settingan khusus di mikrotiknya?? apakah file sharing menggunakan port tertentu?? takutnya ke blok oleh aturan firewallnya.. mohon pencerahan nya.. thanks b4….

  11. mwendi
    November 3, 2010 at 3:12 pm

    Pak. saya sudah mengikuti tutorial diatas dan berhasil connect dengan mikrotiknya. Tetapi saya tidak bisa mensharing data baik itu samba ataupun file sharing windows.
    Saya sudah melakukan direct/forward lewat nat untuk port 135-139 dan 445 menuju komputer tujuan dan membuka port 1723. Tetapi tidak berhasil juga. Ping juga tidak bisa ke komputer tujuan padahal ping ke mikrotiknya bisa. Mohon pencerahannya.

    Terima kasih

  12. September 25, 2012 at 5:49 am

    Reblogged this on DonySharing.

  13. November 8, 2013 at 5:36 pm

    Tulisannya sangat bermanfa’at bagi saya yang masih newbie dengan router mikrotik. Terimakasih, mas Nathan.

  14. hasan99123
    November 17, 2013 at 3:30 pm

    baru nyadar cover nya baru πŸ˜€ ini article paling mantap πŸ˜€

  15. December 2, 2013 at 11:16 am

    Bang, mau nanya , kalau Dial VPN sudah berhasil tapi tidak bisa mengakses ke IP intra yang ada di dalam jaringan , masalahnya dimana yah ?

    ether 1 – Speedy ( PPPOE )
    ether 2 – LAN ( 192.168.88.1/24)
    ether 3 – Jaringan Private ( 10.1.2.1/24 )

    Saya dialnya dari speedy, Bagaimana caranya supaya setelah dial, IP dalam jaringan 10.1.2.1 bisa saya akses ?

    terimakasih

  16. March 16, 2014 at 10:49 am

    Tanya Pak.
    Gagal client login di VPN Mikrotik
    Di log mikrotik muncul seperti ini:
    =====================================
    TCP connection established from 36.81.xxx.xxx
    : waiting for call…
    : terminating… -cntrl message too big
    : disconected
    =====================================

    Maksud log itu kenapa ya pak?

  17. rihend
    September 9, 2014 at 11:37 pm
  18. adminjns
    October 16, 2014 at 1:27 am

    om admin, dalam pengaplikasian VPN, apakah server data base harus di buat menjadi hanya jaringan LAN saja, atau bisa terkonek internet juga..
    mohon pencerahannya om

    • October 20, 2014 at 4:03 am

      @adminjns – Dapat dilakukan keduanya. Tapi kalau mau secure, ya sebaiknya pake VPN saja.

  19. November 3, 2014 at 8:51 am

    Maz Broo ane mau nanya nih,,
    kalo IP berubah biasa ga ???

  20. November 17, 2014 at 2:36 am

    Terima Kasih untuk tutornya Pak Nathan, sudah berhasil saya implementasikan di Mikrotik RB750GL dengan versi 6.18, memang ada sedikit perbedaan tetapi basicnya tetap sama dan kebetulan saya juga menggunakan modem dengan provider 3 (tri)

  21. November 19, 2014 at 2:54 am

    mas, vpn sudah berhasil conect (ping dr pc client ke pc ktr pusat sudah berhasil), tetapi gimana spy pc client jd satu network group dengan pc di kantor pusat ????

  22. Cool Admin
    March 19, 2015 at 5:43 am

    Ningalin jejak ya Bro.
    Sayang banget ngak ada cara untuk mengikutin nih isi tutornya yang bagus2 melalui email jadinya ane tinggalin jejak agar terekam di email.
    Bagus artikelnya, Terimakasih

    • March 19, 2015 at 4:55 pm

      @Cool Admin – Monggo Mas Bo, silahkan sering-sering mengunjungi blog ini… Kalo untuk bisa mengikuti tutorial ini bisa mengunakan PC Router ( PC jadul minimal Pentium2 dengan dua NIC ) maupun lebih praktis pake virtualisasi dengan VMWare Workstation atau Virtual Box.
      Salam…

  23. August 18, 2015 at 9:14 am

    Klo buat VPN Server dengan autentikasi menggunakan Active Directory gmn ya..?

  24. December 4, 2015 at 8:21 am

    membuat pptp server di awal tu fungsinya buat apa ya?

  25. March 11, 2016 at 7:59 am

    mau tanya pak..klw buat VPN server menggunakan IP Cloud mikrotik bisa ngk pak…?

  26. March 26, 2016 at 3:14 pm

    Sebelumnya saya mengucapkan banyak terima kasih pada bapak Nathan yang selama ini banyak memberikan tutorial2 yang sangat bermanfaat bagi banyak masyarakat, khususnya masyarakat Indonesia.Ada beberapa hal yang ingin saya tanyakan. Bilamana ada kantor pusat yang sudah memakai produk VPN dari Telkom (VPN-IP), apakah bisa dari kantor cabang yang berada di luar lokasi kantor pusat terkoneksi dengan VPN-IP dengan menggunakan mikrotik? Mohon penjelasannya. Terima kasih

  27. April 2, 2016 at 1:47 am

    Pagi Mas Nathan, vpn sudah berhasil conect (ping dr pc client ke pc ktr pusat/server sudah berhasil),sdh bisa akses share data dari client ke server, tetapi untuk akses share data dari server ke client kok tidak bisa?? Apa ada tambahan settingannya?? Makasih

  28. June 6, 2016 at 12:28 am

    bro, buat menggambar seperti diatas. topologi VPN dan kebawah, pake tools apa?
    kalo ada link dll, bisa PM saya. terimakasih.

  29. September 1, 2016 at 6:23 am

    kalau modem disetting PPPoE bisa ga?

  30. September 18, 2016 at 8:58 pm

    – computer di Denpasar bisa ping ke computer Jakarta dan sebaliknya,OK.
    – computer di Surabaya bisa ping ke computer Jakarta dan sebaliknya,OK.
    – computer di Denpasar ping ke computer Surabaya = RTO, dan sebaliknya, why..?
    – ping RTO dari interface LAN Router Denpasar ke interface LAN Router Surabaya dan sebaliknya, why..?

    Padahal di semua router sudah dibuat static route ke LAN semua router dan sebaliknya.
    Kira-kira kenapa ya mas? apa memang PPTP ngga support..??

  31. March 7, 2017 at 7:45 am

    mau tanya mas, saya sudah coba cara yang mas berikan dan berahasil konek vpn nya,
    tapi ko ngga masuk ke dalam jaringan ya?

  1. November 17, 2012 at 7:18 am
  2. June 26, 2013 at 11:11 am
  3. July 12, 2015 at 8:18 pm

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: