Penulis Artikel : Nathan Gusti Ryan

 

Setelah kita berhasil melakukan installasi FreeNAS dan XigmaNAS pada artikel sebelumnya, serta sudah menguji fungsional NAS di Windows dan telah berfungsi dengan baik  :

https://thinkxfree.wordpress.com/2019/11/12/step-by-step-installasi-dan-konfigurasi-freenas-11-2-u5

https://thinkxfree.wordpress.com/2019/11/12/step-by-step-installasi-dan-konfigurasi-xigmanas-11-2

https://thinkxfree.wordpress.com/2019/11/12/step-by-step-konfigurasi-iscsi-initiator-windows-untuk-koneksi-ke-nas-storage

Konfigurasi iSCSI Initiator VMWare vSphere untuk koneksi ke NAS Storage.

Step by step nya adalah sebagai berikut :

1. Setelah VMWare vSphere server kita sudah siap, selanjutnya kita akses server tersebut dengan vSphere Client atau kita akses melalui web browser. Kita menambahkan NAS sebagai External Storage untuk menjadi DataStore pada VMWare ESX / VMWare vSphere kita. Teknis ini merupakan salah satu cara untuk memfungsikan Shared Storage untuk High Availability ataupun untuk Disaster Recovery. Bahkan kita bisa gunakan sebagai Shared Storage  untuk Clustering, baik dengan cara Clustering Server konvensional ataupun untuk Clustering Server on virtualization pada VMWare DRS / VMWare HA.

Read the rest of this entry »


.

Penulis Artikel : Nathan Gusti Ryan

Setelah kita berhasil melakukan installasi FreeNAS dan XigmaNAS pada artikel sebelumnya :

https://thinkxfree.wordpress.com/2019/11/12/step-by-step-installasi-dan-konfigurasi-freenas-11-2-u5

https://thinkxfree.wordpress.com/2019/11/12/step-by-step-installasi-dan-konfigurasi-xigmanas-11-2

 

Konfigurasi iSCSI Initiator Windows untuk koneksi ke NAS Storage.

 

1. Sekarang kita buka menu Control Panel lalu buka Administratif Tools, kemudian kita pilih iSCSI Initiator.

Read the rest of this entry »


Penulis Artikel : Nathan Gusti Ryan

 

XigmaNAS ini adalah nama baru daripada NAS4Free sebagaimana dijelaskan dalam link ini : https://sourceforge.net/projects/nas4free tertulis We changed our name to XigmaNAS please visit : https://sourceforge.net/projects/xigmanas

Sebagai kelanjutan artikel sebelumnya mengenai FreeNAS, kali ini saya angkat mengenai XigmaNAS. Saya tidak membahas kelemahan dan kelebihan masing-masing, tapi kita akan membahas cara konfigurasi XigmaNAS sebagai Shared Storage.

Berikut ini saya sharing Step by Step Installasi dan Konfigurasi XigmaNAS 11.2-U5 :

Dalam tahap pembelajaran membuat XigmaNAS Server ini, kita bisa mengunakan virtual machine atau VM dengan VMWare Workstation, VMWare vSphere, VitualBox, dll.

1. Untuk membuat XigmaNAS Server, kita bisa gunakan spesifikasi seperti dibawah ini :

Read the rest of this entry »


Penulis Artikel : Nathan Gusti Ryan

NAS ( Network Attach Storage ) adalah Storage yang diakses oleh sebuah server ataupun diakses oleh sejumlah server secara bersamaan mengunakan protokol komunikasi jaringan alias TCP-IP. Sedangkan FreeNAS adalah salah satu OS berbasis FreeBSD yang didesain khusus untuk membuat NAS atau memfungsikan Server / PC agar bisa berfungsi menjadi NAS.

Jika kita membeli produk NAS kelas enterprise yang sudah jadi, harganya sekitar 80 jt – 150 jt rupiah ( tergantung komponen yang dipasang ). Tapi jika kita membeli server, lalu di install OS NAS maka estimasi harganya sekitar 30 jt – 50 jt an. Intinya adalah kita bisa melakukan penghematan sekitar 50% dengan membuat NAS sendiri dibandingkan kita membeli produk NAS yang sudah jadi.

Tahukah anda bahwa NAS brand HP StoreEasy 1650 itu sebenarnya fisik aslinya adalah Server HP DL380 yang di install OS NAS (Windows Storage Server)? Tahukah anda bahwa NAS brand HP StoreEasy 1450 itu sebenarnya adalah Server HP DL360 yang di install OS NAS (Windows Storage Server)? Silahkan di crosscheck sendiri ya gaesss…

Ada 3 Tips yang saya share dalam urusan storage NAS di sini :

1. Gunakan 1 Disk tersendiri sebagai media installasi OS atau Kernel NAS, misalnya harddisk atau Flashdisk atau SDCard ( khusus untuk server yang built in SDCard ). Lalu gunakan harddisk RAID untuk media yang digunakan sebagai konten data atau NAS storage.

2. Gunakan kapasitas Ram yang tepat / ideal sesuai kapasitas harddisk yang kita gunakan. Rumusnya adalah Ram 1 GB untuk harddisk 1 TB. Hal ini bertujuan agar write cache dapat berjalan lancar alias tidak terjadi bottle neck.

3. Gunakan Jenis harddisk yang tepat sesuai budget. Artinya… untuk pilihan kecepatan yang terbaik adalah mengunakan harddisk SSD. Untuk pilihan kekuatan yang terbaik adalah mengunakan harddisk SAS. Untuk pilihan ketahanan harddisk yang terbandel adalah mengunakan harddisk SCSI. Dan jika kita menginginkan kecepatan dan kekuatan yang terbaik adalah mengunakan harddisk SAS SSD.

Untuk lebih memahami bagaimana konsep penggunaan NAS, perhatikan desain dibawah ini :

Read the rest of this entry »


Penulis Artikel : Nathan Gusti Ryan

 

Sebuah pertanyaan sederhana namun telak yaitu :

Mining BitCoin dengan PC,

“Profit ataukah Tidak”

Jawaban penulis adalah…

Read the rest of this entry »


 

Penulis Artikel : Nathan Gusti Ryan

 

Setelah memahami tentang BitCoin dan CryptoCoin serta sudah mencoba mining sendiri sebagaimana artikel yang telah saya share sebelumnya. Apa yang penulis share dalam artikel ini melalui proses riset yang intensif kurang lebih selama 3 bulan dengan berbagai hardware Mining ( ASIC Miner, GPU Mining RIG, Cloud Mining, ARM Miner, dll ) dengan sekitar seratusan software miner. Kurang lebih sekitar 20GB software miner yang sudah penulis download dan coba satu persatu sehingga tulisan dalam artikel ini benar-benar valid. Butuh waktu beberapa minggu sebelum tulisan artikel ini penulis publish. Namun, penulis juga sadari bahwa tulisan ini masih perlu terus disempurnakan. Kritik, saran dan masukan yang membangun kepada penulis akan sangat membantu kesempurnaan tersebut.

Kali ini saya akan tulis artikel yang membahas tentang Profesional Mining dan Profit Mining. Sebelum kita membahas profit mining lebih lanjut, kita pahami dulu mengenai BitCoin Mining lebih mendalam.

Setelah anda mencoba melakukan mining dengan Laptop atau PC “seadanya”, salah satunya mengunakan aplikasi NiceHash Miner Legacy tentunya sudah merasakan bahwa mendapatkan CryptoCoin itu mudah. Namun juga ternyata susah untuk mendapatkan Coin dalam jumlah besar dengan cepat. Butuh waktu, kesabaran dan resource serta efford bahkan dana kita. Baik dalam hal waktu, tenaga maupun uang ( untuk membeli quota internet atau membeli hardware yang diperlukan ). Syukur-syukur anda sudah mendapatkan dengan gratis atau sudah memilikinya. ( hardware sudah ada dan akses internet sudah tersedia ).

Pengalaman membuktikan bahwa untuk melakukan mining tidak membutuhkan akses internet yang cepat namun benar-benar butuh akses internet yang stabil. Karena mining tidak membutuhkan koneksi cepat selama proses penambangan, namun membutuhkan koneksi stabil untuk mengakses server mining pool yang kita gunakan. Jika misalkan proses mining satu blok butuh waktu selama 60 menit, lalu pada menit ke 59 koneksi internet kita putus maka proses mining akan terhenti dan memulai dari awal lagi mining satu blok yang lain. Jadi bandwidth kita harus benar-benar stabil. Bandwidth besar hanya dibutuhkan untuk proses download software minernya saja.

Beberapa hal yang harus dipahami dalam melakukan mining CryptoCoin adalah :

Read the rest of this entry »


 

Penulis Artikel : Nathan Gusti Ryan

 

Setelah memahami tentang Crypto Currency ( BitCoin, LiteCoin, Ethereum, Monero, dll ) pada artikel sebelumnya, selanjutnya diartikel ini kita akan langsung praktekkan atau memulai melakukan penambangan Crypto Currency. Lingkup bahasan artikel ini adalah sebagai berikut :

  1. Membuat dompet atau Wallet Crypto Currency ( Wallet BitCoin dan Wallet Multi Crypto Currency ).
  2. Men-download software Miner yang akan digunakan.
  3. Melakukan konfigurasi dan menjalankan aplikasi miner.

Read the rest of this entry »