Step by Step Installasi Router Mikrotik dgn ADSL Speedy


Penulis Artikel : Nathan Gusti Ryan

Mikrotik, sesuai dengan visinya yaitu ROUTING THE WORLD, saat ini benar-benar telah diakui sebagai Router yang sangat handal dan sangat lengkap fiturnya serta sangat mudah konfigurasinya. Namun tidak sedikit dari penguna Mikrotik ini menanggalkan Mikrotik dan kembali ke jaringan NATURAL, bukan karena Mikrotiknya yang tidak handal atau Mikrotiknya yang “Bego”. Melainkan SDM mereka sendiri yang masih kurang dalam memahami dan mendalami fungsi serta teknis konfigurasi Mikrotik itu sendiri. So… belajarlah agar anda lebih expert menguasai Mikrotik ini. Termasuk rekan-rekan yang ingin profesional di bidang IT Networking System, kerja di ISP maupun di Telco. Siapkan Skill anda dengan keahlian Mikrotik Administrator yang handal, bukan sekedar bisa tapi harus benar-benar Expert…

Karena itulah, berbekal pengalaman dalam mengunakan Mikrotik sejak tahun 2005 hingga 2010 inilah saya membuat Buku Materi Training Mikrotik Bandwith Manajemen dan Mikrotik VPN Server – Client, dalam kurun waktu 5 bulan ( November 2009 – Februari  2011 ) telah membuat > 30 kelas Training dengan jumlah peserta > 500 orang ( baik kelas Reguler / umum maupun kelas Private / Inhouse Training ). [ REV : Per-30 Desember 2012 sudah tercatat 90 kelas Training Mikrotik yang diselenggarakan oleh XP Solution Surabaya ]. Training ini bukan untuk Profit Oriented tapi bersifat sharing ilmu dan pengalaman bagi rekan-rekan sesama IT, Mahasiswa dan Komunitas. Welcome untuk request inhouse training…

Melakukan Installasi Mikrotik PC Router atau melakukan konfigurasi Mikrotik RouterBoard, bukanlah hal yang sulit ( jika benar2 paham basic konsep & teknisnya ) tapi juga bukanlah hal yang mudah ( bagi anda newbie Mikrotik dan bagi anda yang asal / sembarangan setting tanpa benar2 memahami cara kerja Mikrotik dengan seksama ).

Mengunakan koneksi Speedy dengan Router  Mikrotik ada 2 macam cara, yaitu :

1. Modem ADSL di setting sebagai PPPoE, lalu username & password Speedy di input pada Modem, sehingga setelah terkoneksi ke Speedy maka IP Public berada pada Modem ADSL ini. Pada option ini Mikrotik hanya berfungsi sebagai BANDWITH MANAJEMEN saja serta berbagai fitur lain, namun hanya untuk layanan LOKAL.

2. Modem ADSL di setting sebagai BRIDGE, lalu username & password Speedy di input pada Mikrotik(  PPPoE Client ), sehingga setelah terkoneksi ke Speedy maka IP Public berada pada Mikrotik. Pada option ini Mikrotik bukan hanya berfungsi sebagai BANDWITH MANAJEMEN namun berbagai fitur lain dapat difungsikan untuk berbagai layanan PUBLIC. Seperti VPN Server / Client, FTP Server, Web Server, dll.

Sebelum memulai konfigurasi, berikut ini Topologi Jaringan yang akan kita bangun. Modem ADSL kita setting sebagai Bridge ( Mode Bridge, bukan PPPoe ). IP Address yang digunakan juga  bebas sesuai dengan jaringan di tempat anda. Sekali lagi bahwa jika kita memahami konsep Mikrotik dengan benar maka kita bikin Router untuk koneksi apa saja atau mengunakan IP Address berapa saja akan terasa mudah dan PASTI SUKSES

0 : Bahan-bahan yang harus disiapkan untuk membuat Mikrotik PC Router adalah sebuah PC Jangkrik – setidaknya Pentium II/400 Mhz, harddisk minimal 1 GB, Ram 64 MB / 128 MB, 2 buah PCI LAN Card ( Merk Intel / Realtek / DLink / 3 Com / TPLink / dll ), CDRom, CD Installer Mikrotik, kabel UTP secukupnya serta sebuah Modem ADSL yang support BRIDGE MODE.

1 : IP Address ADSL Modem : 192.168.1.1

2 : IP Address interface Mikrotik ke ADSL Modem : 192.168.1.10 ( harus 1 segmen dengan IP Address Modem ). Walaupun sebenarnya kita bisa saja TIDAK memberi IP Address pada interface ini karena Dial Up PPPoE akan secara otomatis mencari Modem Bridge, tapi pemberian IP Address untuk Interface ini akan memberi kemudahan untuk pengecekan koneksi / ping ke Modem ADSL.

3 : IP Address interface Mikrotik ke Switch / Hub / Client : 192.168.88.251 ( kebetulan saja saya gunakan IP ini, yang penting harus 1 Segmen dengan IP Address PC Client kita yang lain ). Perhatikan dan pahami gambar dibawah ini :

Setelah pada tahap persiapan dengan memahai konsep dan topologi Jaringan Mikrotik yang akan kita bangun, maka cara memasaknya adalah sebagai berikut :

Langkah Pertamax adalah melakukan setting Modem ADSL sebagai Bridge :

Kedua : Siapkan sebuah PC dengan 2 buah LAN Card dan di Install Mikrotik.

Ketiga : Setelah Installasi selesai, Reboot PC Router kita lalu akses ke Mikrotik dengan Winbox. Selanjutnya kedua Interface kita ganti nama menjadi LAN dan SPEEDY. Tujuannya adalah untuk memudahkan identifikasi kita sehingga tidak terjadi salah setting interface.

Keempat : Setting IP Address untuk LAN : 192.168.88.251/24 dan IP Addess interface Speedy : 192.168.10/24.

Kelima : Selanjutnya kita setting IP DNS dengan IP DNS Speedy : 202.134.1.10 dan 202.134.0.155. Caranya masuk ke menu “IP” lalu pilih “DNS“.

Keenam : Langkah selanjutnya adalah membuat Interface PPPoE Client. Caranya klik menu Interface, pada simbol plus kita klik dan pilih “PPPoE Client”. Disini kita juga memasukkan Username dan Password Speedy yang telah kita punya.

Pada Option “General“, cukup menentukan interface yang 1 jalur dengan Modem ADSL. Untuk nama dan type-nya pake default-nya saja sudah cukup.

Jangan lupa untuk menentukan Interface yang mengarah ke modem ADSL, yaitu interface yang telah kita beri nama “SPEEDY“. Lalu selanjutnya klik tab “Dial Out” dan masukkan Username + Password Account Speedy kita.

Selain melalui Winbox, kita juga bisa memasukkan Username dan Password Speedy ini lewat WebBox.

Ketujuh : Apabila kita telah selesai melakukan setting PPPoE Client maka begitu selesai setting Mikrotik langsung melakukan DialUp ke Modem ADSL kita. Jika setting Username dan Password ini benar maka selanjutnya akan tampak status koneksi Mikrotik kita dan pada menu IP -> Address akan muncul sebuat IP Address baru berupa IP Public ( 125.164.75.150 ) yang diberikan Telkom Speedy kepada pelanggan berdasarkan Username & Password yang kita miliki.

Kedelapan : Selanjutnya kita atur NAT ( Network Address Translation ) agar Client dapat terkoneksi ke Internet atau dapat mengakses internet. Caranya masuk ke menu -> IP -> Firewall -> NAT ( seperti gambar dibawah ini ).

Kesembilan : Kita buat 1 buah NAT Rule, pada “General” -> Chain = srcnat, -> OutInterface = pppoe out1. Lalu pada option “Action” kita pilih -> Masquarade.

Selain setting dari Console atau dari Winbox, kita juga bisa melakukan setting NAT ini dari WebBox ( kalo menurut saya sich ini buat Newbie Mikrotik lebih mudah daripada setting dari Winbox ). Caranya : Pilih Public Interface = pppoe out1 lalu centang NAT trus klik “Apply“.

Kesepuluh : Selanjutnya kita tambahkan 1 buah IP Route. Perhatikan pada sebelah IP Address dari IP Public dibawah ini yaitu : Network = 125.164.72.1. Nah, IP Network ini adalah IP Gateway Telkom Speedy yang melayani koneksi kita. Tambahkan 1 buah New Route,Destination : 0.0.0.0/0 lalu Gateway = = 125.164.72.1.

Kesebelas : Sampai sini setting Mikrotik Router kita telah selesai. Tinggal test ping koneksi dari Mikrotik kita. Lakukan test ke IP DNS Speedy : 202.134.1.0 dilanjutkan test ping ke yahoo.com maupun ke websites yang lain. Jika ada reply maka Mikrotik kita telah berhasil / telah sukses kita konfigurasi.

Keduabelas : Langkah ini kita lakukan pada PC Client. IP Mikrotik interface ke LAN merupakan IP Gateway untuk PC Client kita. IP DNS pada Client dapat kita masukkan IP DNS Speedy secara langsung maupun IP DNS dari Mikrotik ( karena kita telah setting Mikrotik menjadi DNS Relay pada langkah kelima dari tutorial ini ).

~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Okey, sampai sini Mikrotik kita telah berfungsi sebagai Router dan sharing akses internet untuk semua Client yang lain telah dapat difungsikan. Nah, tahap selanjutnya yang harus kita lakukan adalah Bandwith Manajemen atau mengatur bandwith yang tepat untuk semua Client sehingga jika ada Client yang melakukan download mengunakan software Downloader dapat di kendalikan atau di kontrol sehingga bandwith kita tidak dihabiskannya sendiri dan akses internet client yang lain tidak menjadi lemot.

Tutorial ini merupakan tahap awal dalam menyiapkan Mikrotik untuk fungsi yang lain. Diantaranya sebagai VPN Server, FTP Server, dll…  Ikuti terus Cerita saya ini dalam episode berikutnya :

https://thinkxfree.wordpress.com/2010/04/16/step-by-step-membangun-vpn-server-dgn-mikrotik/

https://thinkxfree.wordpress.com/2010/04/23/membuat-mikrotik-bandwith-manajemen-mrtg/

https://thinkxfree.wordpress.com/2010/05/15/step-by-step-membuat-web-proxy-mikrotik-filtering-websites-porno/

  1. April 16, 2010 at 10:05 am

    tutorial yg mantapzzzzzzz bgtzzzz …
    ma kasih bnyk pak..

  2. itsdeeeee
    April 16, 2010 at 11:42 am

    sangat membantu kang

  3. ivan
    April 16, 2010 at 1:07 pm

    kalau setting di adsl connection nya bukan bridge melainkan static atau dinamic ip gimana pak ? apakah sma aja seperti itu cara setting nya ,..

    • April 16, 2010 at 1:12 pm

      # ivan… Bukan Bridge berarti PPPoe Mode, sama aja koq tapi ada sedikit perbedaan… nanti saya buatin sekalian tutorialnya mas… Capture nya & materinya sudah ada, cuman waktunya saya aja yang hanya bisa bikin artikel kalo tidak sibuk ama kerjaan…

  4. April 16, 2010 at 2:15 pm

    wah mantebs ne bener bener mantebs diajarin dari awal, ini pake winbox kalo make console gmana ya mas????
    biar kita semakin ngerti tentang mikrotik bukan hanya lewat winbox aja

  5. April 16, 2010 at 3:00 pm

    sangat bermanfaat mas nathan..
    makasih ya udah share ilmunya ^^

  6. chonde
    April 16, 2010 at 9:26 pm

    ebook nya ada ga gan….kebetulan lagi mo belajar mikrotik nih !!

  7. Endra
    April 16, 2010 at 11:06 pm

    Wowwww…..makasih lagi neh atas Ilmu nya…..

  8. April 17, 2010 at 8:41 am

    mantap bangetzzz
    artikelnya menggigit banget

    thank’s buat bang nathan

    numpang copy paste artikelnya bang nathan

    • April 17, 2010 at 9:46 am

      # petot… Di ijinkan… Silahkan di Copas dan di sharing serta sebarkan utk rekan2 yang lain…

  9. April 17, 2010 at 10:05 am

    thanks bang nathan

  10. April 17, 2010 at 10:25 am

    nanya lagi bang nathan

    pc yang biasa aku pakai kerja apa bisa di install atau di jadikan router mikrotik..?

  11. onch3
    April 21, 2010 at 3:48 am

    wow…!!! ini yg ditunggu” ma byak newbie bang nathan.
    mo nanya bang. klo loadbalance mikrotik dengan 2 speedy dan RB45 gmn tu bang???
    thanks!!!

  12. April 22, 2010 at 10:46 am

    makasih mas nathan atas ilmunya, ini sangan berguna buat saya yg newbis ini, maaf kalau pesen buku mas nathan bisa ndk mas, makasih.

    • April 22, 2010 at 11:11 am

      # dan pt… Do’akan buku saya cepat kelar yach… teman2 yang lain juga punya harapan sama, karena bahasa yang saya gunakan adalah bahasa yang simple, praktis dan mudah dimengerti… Sebab saya membuat tutorial2 saya sambil membayangkan… “seandainya saya sebagai orang awam yang belum mengenti teknik ini…” Serta step by step-nya adalah real action aliaspraktek langsung, jadi benar2 PAS…

  13. Khasan
    April 23, 2010 at 9:11 pm

    yups terimakasih, kebetulan aq ge cari tahu tentang mikrotik

  14. onch3
    April 25, 2010 at 5:04 am

    thanks bang! d tunggu next artikelnya…

  15. onch3
    April 30, 2010 at 3:07 am

    mo nanya tentang loadbalance boleh nga bang???

  16. onch3
    April 30, 2010 at 5:37 am

    permasalahan pada mikrotik sy yg saya set loadbalance jika kita pindah casino di poker facebook selalu reconnect di karenakan pergantian IP, yang sebelumnya mengunakn IP pertama kemudian di pindahkan ke IP yang kedua.

    thanks

    • April 30, 2010 at 10:53 am

      # onch3… yach inilah kelemahan LoadBalancing jika digunakan untuk mengakses suatu websites yang “memonitor” IP Address Client-nya… Jadi… saran saya… sebaiknya di setting STATIC GATEWAY per-Client… artinya, client terkoneksi ke Gateway yang telah dipilih secara terus menerus…

      Contoh simple-nya semacam pake Oracle RAC yang mengunakan 2 NODE Server, maka User pertama yang konek ke Server akan di lempar / di konekkan ke Server NODE1. Lalu saat ada User kedua konek ke Server akan di lempar ke Server NODE2, trus saat ada User ketiga konek ke Server akan di lempar ke Server NODE1, dan seterusnya…

  17. onch3
    May 1, 2010 at 7:21 am

    wah nga ngerti bang masalah Oracle RAC!
    solusi penerapan pada mikrotikx sendiri gmn ya bang?

  18. budi widarko
    May 4, 2010 at 9:17 pm

    Mas..thx banget tutor nya.. keren banget.. mas mau nanya dikit…
    Kira2 ada gak perbedaan performance apabila Speedy tetap dijadikan pake PPPoE-LLC dgn dijadikan Bridge.. FYI sy ingin menggunakan ISP lokal dan Speedy.. yg mana nantinya IIX lari ke ISP lokal dan international lari ke Speedy.. Bagaimana cara setingannya?

    • May 5, 2010 at 2:51 pm

      # budi widarko… Mau pake Modem Bridge atau Modem PPPoE sama aja, tinggal setting di Mikrotik… Tinggal atur di NAT Rule – Firewall Rule – Address List.

  19. Jetset Funky
    May 11, 2010 at 4:49 am

    Tararenkyu ahhhhhh…… B)b

  20. June 7, 2010 at 10:27 pm

    tks beraaat, hanya dengan membayangkan sudah lumayan ngeh…..Ditunggu BW managementnya..

  21. sebro
    June 14, 2010 at 5:31 pm

    Mas..muantap bener artikelnya…..saya newbie nih, baru beli RB750G, bisa ga saya setting menggunakan settingan diatas? trus kalo buat Bandwith Manajemennya gimana mas? makasih berat lho mas nathan..sukses selalu ya…

  22. KunKun
    June 16, 2010 at 3:29 pm

    Sangat….sangat….sangat membantu saya….terimakasih banyak pak…..terimakasih

    • June 16, 2010 at 4:14 pm

      # KunKun… Makasih kembali… dan jangan pernah berhenti untuk belajar…

  23. nanosetyono
    July 10, 2010 at 4:13 am

    mas mohon pencerahannya:
    saya dirumah pake speedy dengan modem linksys AG 241 dan wireless router linksys WRH54G, cara settingannya bagaimana?
    trims…..

    • July 10, 2010 at 6:07 am

      Setting apanya mas? Setting Mikrotiknya, Setting AP-nya ataukah Setting HotSpot-nya…??? (lbh spesifik pertanyaannya dong).

  24. yoan11
    July 17, 2010 at 1:16 pm

    mas… semua tutorialnya udh saya ikutin…. tapi pas masukin user name dan password speedy kenapa selalu dialling kemudian putus????????

  25. May 1, 2011 at 10:04 pm

    mas itu mikrotiknya pake versi brapa..?

  26. February 8, 2012 at 6:22 am

    mantap bos. berhasil dicoba terimakasih ……..
    http://www.datanesia.com

  27. March 15, 2012 at 4:03 am

    mas, saya udah ikutin seluruh langkah diatas, dari mikrotik ping DNS Speedy bahkan ke yahoo pun bisa. Tapi pas saya coba dari client kok g bisa ya, selalu RTO.. Mohon pencerahannya..

    • March 15, 2012 at 4:55 am

      @pastguardian – Client-nya di kasih DNS apa mas? – Apakah Client dikasih IP DNS dengan IP Gateway Local Mikrotik? – Ataukah di kasih IP DNS dengan DNS Speedy / Nawala / Google?

      – Kalo Client dikasih IP DNS dengan IP Gateway Local Mikrotik, trik yang harus anda lakukan adalah “SETTING PADA ‘/IP/DNS’ UBAH CENTANG ATAU CHECKMARK ‘CLIENT REMOTE REQUEST’….. #.

  28. smartcom285
    April 6, 2013 at 1:43 am

    bertahun-tahun saya hanya jadi pengintip di situsnya mas nathan,,,skrg q wajib comment…buat mas nathan thank’s udah berbagi ilmu ke seluruh masyarakat indonesia…setidaknya kita orang-orang indonesia harus berbangga karena bisa dibilang udah gak terlalu gaptek amat….karena adanya orang2 seperti mas nathan yg dengan ikhlas mengajarkan kepada kita hal-hal yang ditempat lain harus bayar untuk mendapatkan informasi seperti ini. MAJU TERUS MAS!!!

    • May 3, 2013 at 5:22 am

      @smartcom285 – Makasih kembali mas. Walaupun masih sedikit tulisan saya tersebut, setidaknya saya punya kepedulian untuk berbagai ilmu dan pengalaman saya. Kebanggaan anda dan rekan2 pembaca lainnya merupakan dukungan moril bagi saya untuk terus berkarya. Karena karya artikel tanpa ada pembaca itu laksana lentera di tengah pulau tak berpenghuni.

      Walaupun membuat artikel butuh waktu dan juga butuh modal koneksi internet serta butuh konsentrasi di sela-sela waktu saya yang sangat padat kegiatan. Tapi berbagi ilmu seperti ini, saya memperoleh kepuasan bathin tersendiri yang tak ternilai. Sebab, jika ilmu yang saya ajarkan itu bermanfaat atau membawa manfaat bagi siapapun merupakan “tabungan” tersendiri bagi saya…

  29. October 8, 2013 at 2:33 am

    berhasil…tutorialnya mantap stepnya mudah dimengerti buat newbi yang baru belajar mikrotik seperti saya, trims buat mas Nathan.

    • October 8, 2013 at 3:16 am

      @baguspas – Great… Selamat yach…
      Itu baru satu tutorial loh, masih ada > > 300 artikel tutorial lainnya…
      [ Baca.. baca… baca… dan coba… ]

  30. October 17, 2013 at 3:21 am

    sangat membantu mas dan terimakasih.

    • December 14, 2013 at 2:31 pm

      bang kalo pake wireless N ADSL2+ Modem router speedy sama apa tidak caranya?

      • December 17, 2013 at 4:01 am

        @oginanya – Bisa. Sama aja caranya.
        Yg perlu di catat adalah jika Modem di setting Bridge maka Wifi Access Point-nya dari modem tersebut tidak diperlukan lagi.

  31. April 11, 2014 at 7:50 am

    Pak Nathan, saya sudah mngikuti tutorial yang diberikan tetapi masih mengalami kendala… sewaktu interface PPPoE client dibuat dan dicoba tetapi terdapat keterangan dialling lalu disconnected terus Pak. Username dan password sudah sesuai dan settingan Modem sudah sesuia tutorial Pak. Mohon petunjuk Pak Nathan…

    Info :
    RB1100 X2 AH
    MikroTik RouterOS 5.21
    Modem TP-Link TD-W8951ND

    Terima Kasih…

    • April 11, 2014 at 10:54 am

      @rianbello – Siapin TeamViewer, nanti bisa saya bantu via remote. PM aja ke FB saya.

    • April 17, 2014 at 1:53 pm

      @rianbello – PM aja ke email / FB saya mas. Siapin TeamViewer, nanti bisa saya bantu via remote.

      • April 17, 2014 at 4:05 pm

        Pak Nathan, terima kasih Pak untuk bantuannya.

        Masalah sudah dapat diatasi Pak. Penyebabnya saya yang sedikit keliru Pak sebab IP modem tidak saya ganti ke IP yang sesuai dengan Mikrotik sehingga tidak bisa dial selain itu pada konfigurasi Virtual Circuit yang saya perhatikan hanya pada settingan PVC0 padahal yang harus dirubah mode bridge yang diberikan Telkom pada modem saya adalah PVC1. Terima kasih Pak untuk tutorialnya yang sangat membantu.

        Salam

  32. July 17, 2014 at 8:49 am

    Terima Kasih Pak Nathan,
    Penjelasannya sangat jelas…dan saya sangat terbantu.

    Basti dildoer-Illusionist

  33. August 7, 2014 at 3:35 am

    Artikel yg menarik..sangat berguna…terima kasih Pak Nathan Gusti Ryan

  34. August 7, 2014 at 3:39 am

    Pak Nathan Gusti Ryan, mohon ijin saya copas and share ya…terima kasih

  35. August 13, 2014 at 4:06 am

    ada yang tau setting modem GPON Speedy ZTE F660 (fiber optik) agar bisa di dial up lewat mikrotik? saya cari pengaturan bridge di modemnya tidak ada, mohon pencerahannya?

  36. September 6, 2014 at 7:09 am

    Mas Nathan numpang tanya kalau dari topologi ini modem ADSLnya sendiri mau dijadikan WAP tapi ngambil DHCPnya di mikrotiknya gimana settingannya mas? Mohon pencerahannya. Terima kasih.

    • September 6, 2014 at 7:19 am

      Maksudnya saya sudah mengikuti topologi yang mas buat dan sudah berjalan dengan baik. Tapi sekarang masalahnya adalah bahwa tidak ada router lain yg bisa dijadikan access point. Mohon bantuannya untuk settingan lanjutannya agar modem ADSLnya speedy bisa dijadikan WAP dengan DHCP servernya ada di mikrotik Mas. Terima kasih.

      • September 8, 2014 at 6:51 am

        @piya dhiro – Kalo anda mengunakan Modem ADSL Wifi dan Mikrotik RouterBoard, maka sudah pasti anda tidak bisa mengunakan WAP tersebut karena posisi-nya sebagai WAN. Bukan sebagai LAN.

        – Kalo anda mengunakan Modem ADSL Wifi dan Mikrotik Virtual Machine ( VMWare Workstation ), maka anda bisa mengunakan WAP tersebut karena posisi-nya bisa sebagai LAN. Caranya : Buat 2 Interface untuk vMikrotik ( NAT untuk WAN, Bridge untuk LAN ). Lalu buat DHCP Server di Mikrotik dan matikan DHCP Server di Modem ADSL.

  37. October 2, 2014 at 6:38 am

    maaf saya newbie dalam mikrotik, saya ingin mensetting dengan :
    1. ip modem menggunakan kelas c 192.168.1.1
    2. ip lan menggunakan kelas c juga 192.168.2.1 s/d 200
    3. ip wifi menggunakan kelas a (kalau tidak salah) 10.1.100.1 s/d 200
    secara struktur bagan ADSL Speddy —- Mikrotik —– 1. LAN, 2. Wifi
    Saya menggunakan Mikrotik OS yang dapat dari MUM 2013 di yogyakarta (pingin ikut rame-rame)
    yang jadi pertanyaan :
    1. sharing komputer (LAN dan WAN) kok tidak bisa ? bisanya hanya ke LAN sama LAN
    2. apakah bisa memakai semacam hotspot pada saat login dengan Wifi
    3. Ingin membatasi (untuk komputer dengan ip 192.168.2.20 s/d 192.168.2.50 tidak bisa browshing tetapi bisa update antivirus, bisa YM dan bisa E-Mail.
    4. untuk ip. 192.168.2.51 s/d 60 bisa total pakai.
    5. Blokir Porno, facebook (berdasarkan jam)
    6. semuanya bisa internet (baik browshing dll setelah jam 16:00WIB)
    7. ip yang tidak terpakai tidak bisa masuk ke jaringan (baik LAN/Wifi) tanpa didaftarkan terlebih dahulu. dan tidak bisa merubah IP sendiri (jika dirubah maka tidak akan bisa connect)
    8. Buat game dan browshing tidak lemot.
    terima kasih sementara itu dan mohon maaf karena newbie sehingga banyak pertanyaan.
    sebenarnya pingin ikut training tetapi karena faktor biaya yang mahal jadi tidak/belum mampu ikut training.

    Mohon step by step caranya di email : ynnrny@gmail.com atau ynnrny@yahoo.com
    salam kenal nurany

  38. October 25, 2014 at 3:24 pm

    mas, saya udah ikutin seluruh langkah diatas, dari mikrotik ping DNS Speedy bahkan ke yahoo pun bisa. Tapi pas saya coba dari client kok g bisa ya, selalu RTO.. Mohon pencerahannya..
    oh ya, saya pake Mikrotik 5.20

    • October 27, 2014 at 2:59 am

      @Budi Yansyah – Apakah anda sudha melakukan konfigurasi -> IP -> Firewall -> NAT -> Masquarade?

      • October 27, 2014 at 8:25 am

        langkah kongif itu sudah mas,..
        ..
        dan saya sudah temukan solusinya..

        1. DHCP server yang belum di setup.
        2. Pemberian Ip address manual untuk card LAN yang ke modem Speedy. (soalnya ketika saya membiarkan ip address ‘speedy’ auto, client tidak bisa terhubung ke internet.)
        trims tutorialnya mas..
        sangat membantu sekali.

  39. November 5, 2014 at 11:54 am

    om, gateway telkomnya dapet darimana?

  40. December 11, 2014 at 8:31 am

    Terimakasih Pak Nathan… Smg anda mendapat balasan yang lebih baik atas kebaikan anda.

  41. December 22, 2014 at 2:38 am

    terima kasih ilmunya, indah nya berbagi

    • December 22, 2014 at 4:22 pm

      @Itachi Mangekyo Sharinggan – Terimakasih kembali. Semoga bermanfaat…

  42. January 9, 2015 at 5:20 pm

    matur nuhun bos… artikel anda bener bener membantu

  43. January 19, 2015 at 11:37 am

    bang nathan maaf nubitol tanya hehehe
    kalo misal saya pake virtual mikrotik bagaimana ya bang? karena di kos saya banyak yg rebutan bandwidth, apa saja yg harus saya persiapkan?
    mohon bantuannya

    • January 23, 2015 at 10:44 am

      @Dika Dwi H R – Kalo mau pake vMikrotik, cukup sebuah PC atau laptop yang dedicated untuk VMWare Workstation. Dan Access Point untuk shared koneksi internet via wireless untuk teman2 kos yang lain.

  44. February 5, 2015 at 6:49 am

    Terimakasih atas tutorial yang bagus.

  45. nurul huda
    March 31, 2015 at 12:02 pm

    mas nathan, sy mau tanya ttg cara membangun jaringan. tutor mas belum bs aku ngerti sepenuhnya. sy mau bangun jaringan, tp sy blm tau langkah2 awal yg sy tempuh. berhubung rumah sy gk ada kabel telkom ato FO sy nyewa rmh temen buat daftar speedy, trus tk tembak pake grid. kira2 langkah apa yg harus ditempuh?

    • April 2, 2015 at 2:00 am

      @nurul huda – Butuh waktu untuk belajar jaringan. Termasuk installasi FO maupun Wifi.

  46. July 28, 2015 at 2:08 am

    mas nathan saya , masih binggung mengapa vpn sudah terkoneksi tapi masih belum bisa share file antar server dengan client ….. ? apa ada yang kurang dalam membuat jaringan… dengan miktrotik

  47. May 25, 2016 at 10:51 pm

    mantab pak manta artikelnya, ijin share ya artikel nya

  48. June 20, 2016 at 3:05 pm

    bang nathan… kalo seting mikrotik dengan bawaan wifi modem speedy sebagai hotspot gimana caranya.. terima kasih ilmunya.

  49. ach ridoi
    September 6, 2016 at 2:17 am

    anggap semua yang di atas itu clear baik melalui dial modem adsl ataupun mode bridge……

    untuk mikrotik saya gunakan dial di modem adsl bukan mode bridge, tapi untuk saat ini sangat lancar terkendali dgn mangle2 yang ku rangkum dari google..

    nah sekarang yang mau saya tanyakan gmn cara menambah interface wlan?
    dengan password wpa2-psk tkip aes seperti halnya dengan modem adsl yang sudah ada wifinya jadi tanpa memasukkan username password?(cuma memasukkan password aja bisa konek)
    dan bagaimana cara setting mangle+queue tree wifi tersebut untuk bandwith management nya ?

    sekian terima kasih. jika ada waktu tolong dikasih jawaban 🙂

  1. April 20, 2010 at 11:19 am
  2. June 29, 2011 at 4:12 pm
  3. November 4, 2012 at 9:47 am
  4. December 17, 2012 at 1:28 am
  5. August 7, 2014 at 3:42 am
  6. August 9, 2014 at 8:29 am

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: