Step by Step Installasi VMWare vSphere 5.5


Logo-VMWare-XPS

Penulis Artikel : Nathan Gusti Ryan

Berikut ini adalah tutorial Step by Step Installasi VMWare ESX / vSphere 5.5, yang merupakan kelanjutan artikel sebelumnya yang dapat anda lihat pada link tutorial installasi VMWare ESX 5.0 di bawah ini :

https://thinkxfree.wordpress.com/2011/11/08/step-by-step-installasi-vmware-esx-5

Sedangkan di bawah ini adalah link tutorial installasi VMWare ESX 4 :

https://thinkxfree.wordpress.com/2011/03/09/step-by-step-installasi-virtualisasi-server-vmware-esxi-4

Sebelum melakukan installasi, pastikan Server / PC Server kita memenuhi requirement berikut ini :

  1. Processor minimal Dual Core 64bit. Sebaiknya mengunakan Intel i3 / i5 / i7 / Intel Xeon Quad Core, Intel Xeon 6 Core, Intel Xeon 8 Core, AMD Opteron 8 Core, AMD Opteron 12 Core, AMD Opteron 16 Core, dll.
  2. Memory minimal 4 GB. Sebaiknya memory yang lebih besar, misalnya 16 GB / 32 GB / 64 GB / 128 GB / 256 GB, dll.
  3. Harddisk minimal 80 GB. Sebaiknya lebih besar lebih baik, misalnya 500 GB, 1 TB, 2 TB, 3 TB, dll. Lebih di rekomendasikan mengunakan RAID 5 atau setidaknya mengunakan RAID 1+0 ( Mirror ). Akan lebih baik lagi jika menambahkan harddsik HotSpare.
  4. Lebih di rekomendasikan lagi mengunakan Flashdisk 8 / 16 GB atau Compact Flash 8 / 16 GB sebagai Bootable Kernel OS VMWare vSphere. Keuntungannya adalah harddisk bisa terpakai sebagai Datastore 100% dan Flashdisk mudah di backup dan di clonning agar jika terjadi problem tinggal menganti flashdisk-nya saja tanpa beresiko pada Datastore.
  5. External Storage dapat mengunakan SAN atau NAS. Pastikan kapasitasnya sesuai kebutuhan kita. NAS bisa kita beli produk jadi ataupun kita bangun sendiri mengunakan FreeNAS, NAS4Free, OpenFiler, NAS Windows Storage Server, dll.
  6. Ethernet 1 Gbps, kalau ada mengunakan 10 Gbps. Sebaiknya disediakan minimal 2 Ethernet sebagai redundancy, failover ataupun load balancing.

Langkah-langkah untuk memulai Installasi VMWare ESX 5.5 adalah sebagai berikut :

1. Siapkan CD Installer VMWare ESX / vSphere 5.5. Pastikan Server atau PC Server kita sudah Bootable from CDRom/DVDRom. Anda bisa download dari link dibawah ini ( register aja, Free koq ) :

https://my.vmware.com/group/vmware/details?downloadGroup=ESXI55U1&productId=353&rPId=6277

 

vSphere-5.5-001

2. Tekan enter untuk melanjutkan proses installasi.

vSphere-5.5-002

3. Tekan F11 untuk Agree dan melanjutkan proses installasi.

vSphere-5.5-003

4. Pilih harddisk untuk installasi Kernel OS VMWare vSphere. Atau kita juga bisa mengunakan Flashdisk atau Compact Flash.

vSphere-5.5-004

5. Pilih default keyboard lalu tekan enter untuk melanjutkan proses.

vSphere-5.5-005

6. Masukkan password root. Lalu tekan Enter untuk melanjutkan.

vSphere-5.5-006

7. Setelah proses installasi selesai, maka VMWare vSphere akan melakukan reboot. Setelah Startup kembali, tunggu hingga system siap difungsikan lebih lanjut.

vSphere-5.5-007

8. Secara default, Host VMWare vSphere akan mengunakan DHCP IP Address. Atau kita bisa mengantinya secara manual.

vSphere-5.5-008

9. Setelah vSphere Host kita ready, selanjutnya kita dapat me-remote-nya via vSphere Client seperti gambar dibawah ini.

vSphere-5.5-021

10. Selanjutnya akan terlihat vSphere kita belum ada license dan akan berfungsi dengan Trial selama 60 hari ( full features ). Kita dapat melakukan request License versi Free ( limited features ).

vSphere-5.5-022

11. Untuk memberikan atau memasukkan License, caranya kita masuk ke menu Configuration lalu pilih sub menu Licenses Features. Selanjutnya kita tinggal memasukkan Serial Number License vSphere yang kita miliki.

vSphere-5.5-023

12. Pilih tab Assign a new license key to the host. Lalu masukkan SN-nya. Lalu kita klik OK. Untuk SERIAL NUMBER / SN / License untuk VMWare ESXi 5.5 atau VMware vSphere Hypervisor 5.5, kita bisa gunakan SN ini   :  “41412-62L45-18341-0H282-8TQJH”. ( jangan khawatir jika suatu hari nanti perusahaan anda membeli License Standar atau Enterprise, cukup menganti SN ini saja akan otomatis merubah fitur dari Free version ke Licensed version ).

vSphere-5.5-024

13. Selanjutnya terlihat fitur yang disediakan oleh SN yang telah kita masukkan tadi.

vSphere-5.5-025

14. Selanjutnya kita bisa melakukan konfigurasi lebih lanjut, diantaranya fungsi Networking.

vSphere-5.5-026

15. Pada menu Storage masih terlihat 1 Datastore saja. Kita sudah siapkan 2 buah harddisk namun harddisk yang kedua belum terlihat sebagai Datastore. Harddisk 40 GB untuk Kernel OS vSphere dan harddisk 100 GB akan kita gunakan sebagai Datastore yang berisi VM. Kita pilih menu Add Storage.

vSphere-5.5-027

16. Lalu akan tampil wizard, kita pilih Disk/LUN lalu kita klik Next.

vSphere-5.5-028

17. Selanjutnya sudah terlihat harddisk 100 GB. Kita pilih Harddisk lalu kita klik Next.

vSphere-5.5-029

18. Selanjutnya kita pilih VMFS5 yang mana VMFS5 ini sudah support untuk harddisk berkapasitas >2 TB sebagai Datastore. Yang perlu dipahami disini adalah perbedaan yang sangat signifikan antara VMWare vSphere 5.5 dan versi 5.1 / 5.0 mengenai kapasitas vHDD untuk VM pada versi 5.1 / 5.0 maksimal adalah 2 TB. Sedangkan pada VMWare vSphere 5.5 dapat kita buat VM kapasitas vHDD lebih dari 2 TB hingga 16 TB.

vSphere-5.5-030

19. Selanjutnya kita klik Next untuk melakukan proses pembuatan partisi VMFS5 dan proses formating Datastore.

vSphere-5.5-031

20. Selanjutnya berikan nama Datastore lalu klik Next.

vSphere-5.5-032

21. Tentukan kapastitas Datastore atau kita dapat memilih full capacity, lalu klik Next.

vSphere-5.5-033

22. Selanjutnya kita klik Finish.

vSphere-5.5-034

23. Pada Datastore sudah terlihat harddisk baru dengan kapasitas 100 GB.

vSphere-5.5-035

Okey… sekian dulu tutorial ini sebagai pengantar atau introduction dalam mengunakan Virtualisasi VMWare vSphere lebih lanjut.

Selamat mencoba…

  1. May 18, 2014 at 1:48 pm

    oh jadi ini ya … oke oke.saya tahu.

  2. May 18, 2014 at 1:49 pm

    izin BM, pak nathan

  3. September 15, 2014 at 10:21 am

    Mas, yg di download yg mana : http://s27.postimg.org/lurp7augj/vmware_download.jpg
    agar sesuai dgn SN di atas 😀

  4. September 19, 2014 at 3:51 am

    Sekarang udh ga bisa lg mas, harus pake nomor telpon kantor & bla .. bla … 😀

  5. January 16, 2016 at 9:12 pm

    Pada tutor diatas > di rekomendasikan mengunakan Flashdisk 8 / 16 GB atau SD card 8 / 16 GB sebagai Bootable Kernel OS VMWare vSphere. Keuntungannya adalah harddisk bisa terpakai sebagai Datastore 100%.

    Study kasus > Misalnya Bootable Kernel OS VMware vSphere yang sudah berjalan tiba-tiba Crush atau Corrupt, sehingga Server tidak bisa digunakan. Di sisi lain kita mempunyai backup Bootable Kernel OS VMWare vSphere, yang akan di pasang sebagai pengganti Kernel OS yang Crush atau Corrupt. Apakah Server akan kembali normal (dengan konfigurasi yang sebelumnya) dan apakah ada gangguan dengan VM VM yang lain?

    Terima kasih Om Nathan.

  6. August 31, 2016 at 7:59 am

    akhirnya … terimakasih Om 🙂

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: