Step By Step Konfigurasi Mikrotik HotSpot @ Simple Mode


Penulis Artikel : Nathan Gusti Ryan

Setelah kita melakukan konfigurasi Mikrotik dengan lancar seperti pada Panduan / Tutorial ini :

https://thinkxfree.wordpress.com/2010/04/16/step-by-step-installasi-router-mikrotik-dgn-adsl-speedy/

Maka kita dapat melakukan konfigurasi lebih lanjut, diantaranya konfigurasi Mikrotik HotSpot seperti yang kita bahas pada artikel ini. Tutorial ini di buat pada Mode Simple alias bahasa yang lebih manusiawi ( mudah di mengerti oleh pembaca yang masih awam sekalipun ), sehingga Mikrotik ini dapat kita setting dengan akses internet melalui proses pengunaan Username dan Password lebih dulu.

Jadi sekalipun kita melakukan konfigurasi melalui menu IP -> Hotspot, bukan berarti fungsi ini hanya berlaku untuk HotSpot yang mengunakan Access Point saja. Namun akses melalui jaringan LAN dengan IP DHCP-pun dapat kita MANAGE mengunakan Username dan Password serta kita dapat lakukan pembatasan akses dengan kuota waktu alias LIMITED TIME ( Time Base ) ataupun dengan kuota kapasitas bandwith ( Quota Base ).

Konfigurasi ini sangat cocok untuk pengunaan Layanan HotSpot Public seperti di Hotel, Cafe, Restoran, Bank maupun untuk tamu / Guest  di perusahaan kita. Jadi seseorang tamu atau customer kita di berikan akses internet dengan quota tertentu, misalnya Time Base selama 2 jam dengan Username + Password yang diberikan secara perorangan di secarik kertas. Tentunya hal ini sangat bermanfaat bagi pemilik layanan Free Hotspot ini sebagai layanan PLUS yang memberikan kredit point baginya karena pelanggan akan merasa nyaman sekalipun sambil menunggu pesanan makanan atau menunggu antrian di bank, dsb. Namun Free Hotspot ini di tidak buka 100% untuk Non Pelanggan sehingga keamanan jaringan lebih terjaga dari pada akses Free HotSpot di buka secara Blak-Blak’an

Berikut ini contoh Layout Desain Jaringan Hotspot :

Gambar di atas adalah salah satu contoh Layout desain jaringan LAN dengan HotSpot. Untuk gambar layout seperti pada tutorial ini adalah gambar dibawah ini :

Okelah kalau begitu, kita mulai konfigurasi ini dengan tampilan Mikrotik seperti dibawah ini.

1. Di contoh ini kita siapkan sebuah Interface yang kita beri nama HOTSPOT. Kita dapat gunakan Mikrotik RB-750 atau RB-450 ataupun PC Router di mana 1 Port Ethernet berfungsi sebagai akes ke ISP ( WAN ), lalu 1 Port Ethernet berfungsi sebagai akes LAN dan 1 Port Ethernet berfungsi sebagai akes ke HOTSPOT. Kita bisa fungsikan untuk jaringan LAN maupun langsung di sambungkan ke Access Point.

2. Pada tutorial ini kita berikan IP Address : 192.168.89.1/24 untuk interface ethernet bernama HOTSPOT. IP Address 192.168.89.1   ini juga berfungsi sebagai IP Gateway bagi jaringan HotSpot. Lalu kita siapkan juga sebuah IP POOL dengan nama DHCP_HOTSPOT dengan Range IP Address : 192.168.89.200 – 192.168.89.250.

3. Selanjutnya kita buka menu -> IP -> HOTSPOT lalu klik menu “HOTSPOT SETUP”.

4.Langkah selanjutnya adalah menentukan interface yang di gunakan untuk konfigurasi HotSpot ini. Kita pilih nama interface HOTSPOT yang telah kita siapkan atau kita rename nama interface-nya. Lalu kita klik Next.

5. Lalu kita tentukan IP Address dari Interface HotSpot yang kita kita setting dengan IP Address : 192.168.89.1/24 lalu kita klik Next.

6. Langkah berikutnya adalah menentukan IP Address Pool untuk Client HotSpot ini yang telah kita setting di menu IP Pool sebelumnya yaitu IP Address : 192.168.89.200 – 192.168.89.250. IP Address ini tergantung kita masing-masing, termasuk jumlah range IP-nya atau jumlah Client yang kita sediakan. Lalu kita klik Next.

7. Selanjutnya menentukan Sertifikat akses SSL, kita lewati saja lalu kita klik Next.

8. Langkah selanjutnya menentukan IP Address SMTP Server, kita dapat lewatkan saja lalu kita klik Next.

9. Tahap berikutnya adalah menentukan IP DNS Server yang mana dapat kita isi dengan IP DNS Server yang telah kita tentukan dari menu IP -> DNS -> SETTING.

10. Langkah selanjutnya adalah menentukan Nama DNS, cukup di lewatkan saja lalu kita klik Next.

11. Berikutnya adalah menentukan User Local HotSpot. Berikan admin/admin, selanjutnya kita dapat atur lagi setelah Hotspot Wizard selesai. Lalu kita klik Next.

12. Berikutnya akan muncul tampilan seperti dibawah ini “Setup has completed successfully” yang menandakan setting HotSpot kita telah selesai.

13. Berikutnya kita lihat di menu -> HotSpot -> Server sudah ada konfigurasi yang kita buat barusan.

14. Selanjutnya kita Double klik dan ganti nama HotSpot Server sesuai keinginan kita, serta kita dapat melakukan berbagai perubahan seperlunya.

15. Selanjutnya di menu Tab Server Profile dapat kita lakukan editing juga seperlunya.

16. Selanjutnya di menu Tab User Profiles juga dapat kita edit dengan setting sesuai kebutuhan kita seperti contoh di bawah ini.

17. Kita telah melakukan setting Server HotSpot, Server Profile dan User Profile maka tahap berikutnya adalah membuat Account User.

18. Tentukan juga Limit Akses user sesuai kebutuhan kita. Bisa limited Time Base maupun Quota Base seperti contoh di bawah ini.

19. Okey… sampai disini konfigurasi Mikrotik sudah selesai, selanjutnya kita tinggal konfigurasi / setting di PC Client dengan IP Otomatis / DHCP . ( kalo mengunakan Wifi maka di sarankan tetap mengunakan Security WPA / WPA2 / WPA + Radius ).

20. Kita testing dulu, setelah PC Client terkoneksi sekalipun masih tidak bisa melakukan PING ke IP Router Mikrotik kita. Apalagi ping ke Internet / Google.

21. Okey, testing selanjutnya kita buka Web Browser dengan mengakses ke Google.com

22. Kita lihat Browser langsung di belokkan ke IP HotSpot ( 192.168.89.1/login ), selanjutnya kita masukkan Username + Password yang telah kita buat di Mikrotik.


23. Setelah Username + Password yang di masukkan benar, maka Browser akan membuka Google atau Websites yang kita akses serta akan muncul Pop Up yang menampilkan informasi Counter Status Koneksi dari Account yang kita gunakan.


24. Counter ini akan terus berjalan selama PC masih Online dan di Mikrotik akan mencatat / me-record Waktu Koneksi maupun Quota / kapasitas pemakaian bandwith.

25. Jika kita lihat / kita pantau Status akses User di Mikrotik HotSpot akan tampil seperti di bawah ini. Catatan : Quota akses user dapat di reset.

Okey sampai disini konfigurasi Mikrotik HotSpot telah sukses dan telah kita uji fungsionalnya. Sangat mudah sekali dengan bahasa yang lebih manusiawi.. Mengenai Customize Login HotSpot akan di bahas di artikel tersendiri. Okey, Selamat mencoba……..

Advertisements

38 Comments

Add yours →

  1. Terima kasih sharingnya bang……sangat bermanfaat bagi saya yang pemula….. 🙂

  2. om Nathan mau tanya dunk…
    kalo ini kita terapkan di jaringan lan (tidak menggunakan AP), tapi untuk ip address tertentu bisa ga?
    saya udh coba memasukkan pool di server hotspotnya tapi malah semua komputer kena… dan juga ip mikotik jadi tidak bisa diakses….. thx before…. 🙂

  3. om natan bisa g kalau kaya gni :

    eth 1 : Ke wan
    eth 2 : ke lan
    eth 3 : ke Hotspot

    Untuk jaringan eth2 nya bisa internetan tanpa harus login hotspot, soalnya ip yang di lan juga ngikut kena login, dan eth2 nya g pake DHCP server

  4. Om Nantan,ane ada tugas nih gini tugasnya…
    Buat Konfigurasi Hotspot untuk sebuah cafe dengan ketentuan :
    1.Menggunakan Mikrotik
    2.Menggunakan Access Point
    3.Menggunakan Autentifikasi User
    4.User Max 60 Client
    5.Ip Address dan DNS di sesuaikan dengan kondisi di lapangan
    6.Client di batasi aksesnya dengan bandwidth untuk download 256kbps dan Upload 128kbps…

    jadi gitu tugasnya…saya belum mengerti saat ada Access pointnya…yang baru di ajarkan di sekolah saya sih udah NO. 1,3,4,5,6 TIDAK PAKE ACCESSPOINT…jadi bisa bantu saya gk selesain Tugas ini…

  5. min…mau tanya nich…
    ane udah kan baru beli seperangkat jaringan wireless+mikrotik rb750 dah disetting dari sono.
    masalahnya..
    1. ini setiap mau log in kenapa g otomatis ke mikrotik harus ngetik ip 192.168.x.xx, masalhnya dimana?
    2. saya sudah setting userman sedemikian rupa, ketika saya test bisa log in dg username+pswd buatan user manager, tapi gak bisa buat browsing, masalahnya apa min?
    mohon pencerahannya?

  6. Gan ane ada kasus gini.
    Ane ada user login client dari Hotspot internet.
    kemudian di rumah ane ada RB450 trus wifi.

    Itu settingan dari pihak hotspotnya 1 user login untuk 1 PC.
    Gimana cara nya ane bisa sharing itu user login ane melalui RB450 ane yg disharing ke wifi.

    Jadi Settingannya gini :

    Internet—Hotspot—Wireless Client—RB450—wifi—- End User

  7. Mas Nathan, untuk setting diatas juga bisa diterapkan ke ISP Fastnet atau gak mas…

    Kebetulan di kantor saya menggunakan Topologi Jaringan seperti yang dicontohkan di artikel ini.

    Terima Kasih

  8. Min kenapa ya Hotspot Mikrotik ane kok abis login dia bisa masuk tapi kalo buka tab baru di chrome dia harus masukin pass ama user lagi itu kenapa ya ……. ?

  9. siang mas…bisa minta file beckup mikrotik rb951ui-2hnd..jd sy tidak perlu setting lg..pusing ni…kl mmg bisa di kirim ke email (ebendewa21@gmail.com) mksh…

  10. mantap um, tutorialnya detail buanget :D. double thumb up!!!!

  11. Mas nathan, mau tanya klo settingan hotspotnya di satu wilayah dengan jaringan lokal dengan ip di area 192.168.1.0 itu settingannya gimana?

  12. gan, udah sesui tutorial namun, pas login tidak bisa browsing. ping dns ok. apanya ya?

  13. Bagaimana cara setting disisi Wirelessnya supaya bisa terhubung dengan router mikrotik?

  14. Bagaimana cara setting disisi Wirelessnya supaya bisa terhubung dengan router mikrotik?
    seting di mikrotik menggunakan VLAN. terimakasih

  15. min.. mau nanya klo seting mikrotik dgn konfigurasi ini : inet (telsel 3g) — router 3g — mikrotik rb750 — AP client — biling hotspot– client giman cara setingnya biar client akses masuk ke login page biling mohon tutorialnya. terima kasih

  16. Pak untuk game online via hp misal update apakah terlimit juga?

  17. kok waktu saya ketik google gak langsung ngalihkan ke halaman ,,
    malah kalau mau login hrus ketik manual ip addres untuk login
    mohon bantuan nya

  18. Mw tanya Bang, saya sudah coba settingannya sukses sampai login. tapi kenapa bila 1 user sudah login, user yang lain bisa internetan tanpa login lagi ya.

    topologi saya :
    1. speedy –> rb 750 –> hub/switch –> tl-mr3420
    Terima Kasih sebelumnya Bang

  19. mas nathan,saya punya topologi seperti diatas, dan sudah berhasil koneksi semua ke internet, pertanyaan saya :
    1. saya ingin user yang login via hotspot bisa akses ke jaringan lan, meski beda ip netmask, bagaimana caranya?
    2. bisakah blok situs tertentu, terutama bila di akses melalui jaringan lan?
    terima kasih atas balasanya mas nathan
    sukses selalu

  20. gan, mau tanya bagaimana caranya melempar hotspot yang dibuat melalui AP?
    biasanya kalau laptop lain saya suruh login yg hotspot sy buat, eror terus, tdk bisa masuk login hotspot yang sy buat. tapi kalau laptop saya pake login, bisa masuk

  21. mantapppppppppppp
    akhirnya sukses juga ikut tips setting hotspot di roter mikrotik,. bahasanya mudah di mengerti bgi org awam, wkwkwkwkwkw

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: