Home > Artikel IT, Tips & Trik, Artikel Nathan Gusti Ryan, Database Server, Oracle, Solusi Corporate - SOHO, Strategy - IT Solution, Windows, Windows Server 2003 > Step by Step Installasi Database Server Oracle RAC (bagian 1-Pre-Installation)

Step by Step Installasi Database Server Oracle RAC (bagian 1-Pre-Installation)


Penulis Artikel : Nathan Gusti Ryan

Oracle RAC atau Oracle Real Application Cluster adalah Sebuah Database Instance ( bahkan lebih dari 1 ) yang di handle atau di topang oleh lebih dari 1 Database Server. Pada konfigurasi standart Database Server, Database Instance di tangani / di handle oleh sebuah Server.

Kelebihan Oracle RAC di bandingkan dengan Teknologi Clustering database server produk yang lain adalah kemampuan Oracle RAC berjalan pada mode AKTIF – AKTIF Server hingga 100 NODE Server. Artinya 100 NODE Server tersebut dapat berjalan bersamaan sehingga Server Proses atau Performance Server dalam mengolah sebuah Database Instance menjadi performance 100 Server. [Oracle 10g dan Oracle 11g].

Sedangkan Clustering pada database server yang lain berjalan pada MODE AKTIF – PASIF Server. Artinya sekalipun kita punya 10 NODE Server untuk menangani sebuah database Instance maka hanya 1 Server yang aktif sedangkan yang lainnya hanya PASIF alias STANDBY. Server yang PASIF atau STANDBY akan menjadi Server Aktif apabila Server Pasif mengalami DOWN sehingga fungsional Database Server di ambil alih oleh Server Pasif tersebut.

Berikut ini Basic Konsep Oracle RAC :

Pada gambar di atas ada “Private Connection” yang mengunakan Cross Cable. Kalo menurut saya sich ini hanyalah sekedar teori Konsep Dasar saja sebab pada Realita-nya Oracle RAC juga akan mengalami DOWN apabila salah satu server mengalami DOWN. So What gitu loh ??? Nah dari pengalaman inilah Server Oracle RAC tidak mengalami DOWN seperti hal diatas karena pada Private Connection tersebut saya tidak mengunakan Cross Cable tapi masing-masing Server tetap terkoneksi pada Swith yang juga digunakan oleh Public Connection atau dapat juga mengunakan Switch tersendiri. Intinya : “Jangan mengunakan Cross Cable“.

IP Public maksudnya disini bukan IP Public internet, tapi Public Connection untuk koneksi atau akses ke database server dalamm jaringan oleh LAN pc client atau Oracle Client. Private Connection disini lebih tepatnya IP Private  alias khusus sebagai Cluster Heartbeat, bukan untuk akses pc client… HEARTBEAT artinya Detak Jantung. Jadi maksudnya Cluster Heartbeat dengan IP Private tersebut digunakan untuk mendeteksi “Kehidupan Server yang lain” alias mendeteksi STATUS Server lain apakah server-server yang lain dalam kondisi hidup ataukah mati. Jika server lain hidup maka fungsional Load Balancing database Server akan berjalan normal, namun jika server-server yang lain dalam kondisi mati maka Server utama akan menghandle semua ‘database proses’…

Pada Oracle RAC dikenal istilah Transparent Application Failover ( TAF ), yang berfungsi untuk mengatur seleksi koneksi ke Database Server yang sedang aktif. Jika salah satu Server saja yang hidup maka, koneksi aplikasi akan mengarah pada server tersebut. Namun jika semua server hidup maka secara default Oracle akan membagi koneksi secara balance berdasarkan User Session pada setiap Database Server.

http://easyoradba.wordpress.com/2011/01/13/transparent-application-failover-taf-in-oracle/

Berikut ini adalah Step by Step Installasi Oracle RAC pada 2 buah NODE Server

About these ads

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 5,380 other followers

%d bloggers like this: